قُلْ مَا يَعْبَأُ بِكُمْ رَبِّي لَوْلَا دُعَاؤُكُمْ فَقَدْ كَذَّبْتُمْ فَسَوْفَ يَكُونُ لِزَامًا
Katakanlah (Muhammad, kepada orang-orang musyrik), “Tuhanku tidak akan mengindahkan kamu, kalau tidak karena ibadahmu. (Tetapi bagaimana kamu beribadah kepada-Nya), padahal sungguh, kamu telah mendustakan-Nya? Karena itu, kelak (azab) pasti (menimpamu).
"Ibnu Abbas memaknai kata IBADAHMU dng Ma'na IMANMU. lebih lanjut beliau mengatakan orang orang musyrik tdk akan bermanfaat amalnya karna tiadanya unsur IMAN dalam activitasnya. Begitu juga orang orang muslim, ACTIVITASNYA tidak ada manfaatnya di hadapan Allah ketika kosong dari IMAN".
IMAN akan melahirkan prilaku yg terbebas dari kepentingan kepentingan syahwat pragmatis, Objective rabbaniy dalam memandang masalah dalam segala kondisi. Disinilah barisan para orang orang yg ikhlas akan terwujud.
Oleh
Fadhoil
